cara budidaya cabe dalam polybag
Tanaman

Cara Budidaya Cabe dalam Polybag Yang Baik dan Benar

Anda suka makanan pedas tapi harga cabe sering meroket? Nah, kami punya solusinya. Budidaya cabe dalam polybag! Mulai sekarang, anda bisa menanam cabe sendiri. Tidak butuh lahan yang luas, teras rumah yang sempit pun jadi! Selain hemat lahan, budidaya cabe di dalam polybag juga sangat terjangkau dan ramah lingkungan.

Pemerintah kota Yogyakarta bahkan sudah meminta para warganya untuk menanam minimal 3 pohon cabe dalam satu keluarga. Selain mengurangi ketergantungan pembelian cabe, tentu hasil panen sendiri akan lebih sehat. Lantas, apa yang harus di persiapkan dan bagaimana langkah – langkahnya?

cara budidaya cabe dalam polybag

  1. Pemilihan Bibit

Cabe yang paling sering di tanam di pekarangan rumah adalah cabe rawit. Iya, selain karena mudah hidup, jenis cabe ini juga yang paling sering di gunakan untuk memasak sehari – hari. Cabai berkembang biak dengan menggunakan biji. Untuk itu, anda cukup pilih cabe yang bagus, warnanya cerah, besar, dan sudah tua dari dapur anda.

Cabai – cabai pilihan itu di buka dan diambil bijinya. Keringkan biji diatas terik matahari. Bagi anda yang tidak mau menunggu lama sampai proses pengeringan, anda bisa membeli bibit cabe di toko pertanian terdekat. Eits, jangan salah, biji dan bibit tumbuhan, termasuk cabe, sekarang juga sudah bisa di beli secara online. Tunggu apa lagi? Ayo mulai budidaya cabe sendiri!

  1. Penyemaian Benih

Apabila biji sudah siap, ambil baskom, basahi kain serbet lalu taruh di atasnya, taburkan tanah diatas kain, dan taburkan biji secara merata. Semprot biji dengan air 2 kali sehari. Diamkan di suhu ruangan sampai menjadi kecambah yang siap tanam. Adapun tips agar kecambah tidak di makan semut, anda bisa letakan ½ gelas air gula di dekat baskom.

READ  Cara Budidaya Anggur Dalam Pot Yang Benar

Selama proses kecambah, ada baiknya baskom di tutup dengan plastik transparan untuk melindungi bakal tanaman dari panas dan dingin yang berlebihan. Jika sudah muncul 3 – 4 daun atau usia bibit kurang lebih 3 – 4 minggu, artinya bibit sudah siap tanam.

  1. Persiapan Media Tanam

Siapkan polybag ukuran lebih dari 30 cm karena tanaman cabe termasuk tanaman yang rimbun. Media tanam berupa tanah, kompos, pupuk kandang dan sekam jika ada. Perbandingannya sama. Usahakan campuran tersebut halus dan merata. Agar tidak ada air yang menggenangi polybag, ada baiknya anda masukan pecahan genting ke dasar polybag. Setelah itu, masukan media tanam hingga 4/5 bagian.

  1. Penanaman Bibit

Media tanam sudah siap, bibit sudah ada, langkah selanjutnya yaitu pemindahan atau penanaman bibit. Agar tanaman tidak stres atau layu, penanaman bibit dilakukan pada pagi atau sore hari. Selain pertimbangan waktu, pastikan juga tidak ada bagian tanaman yang rusak saat proses pemindahan. Usahakan tanah di akar bibit tanaman juga ikut di pindahkan, jangan asal cabut bibit begitu saja.

Tanah yang ada di polybag di beri lubang kira –kira 5 cm. masukan bibit cabe dan tanahnya secara hati – hati. Timbun tanaman kembali dan siram atau semprot dengan air agar tanah lembab. Lakukan hal yang sama sampai bibit habis.

  1. Perawatan Tanaman
  • Beri pupuk NPK atau semprot pupuk organik
  • Siram tanaman 3 kali sehari
  • Tancapkan bambu di dekat tanamanuntuk membantu menopang tanaman agar tidak rusak
  • Hilangkan cabang yang tumbuh tidak semestinya
  • Penyemprotan pestisida hanya dilakukan jika tanaman kena penyakit saja

Apabila serangkaian perawatan telah dilakukan, tunggu sampai tanaman berbuah dan masak. Cabe siap dipanen!

READ  Begini Cara Budidaya Cabe Merah Besar Yang Benar dan Baik

Tinggalkan Balasan